SINTANG – Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Sintang, Gunardi Sudarmono turut memberikan komentarnya terkait harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Bumi Senentang. Ia menilai, meski kerap terjadi perubahan, harga TBS di pasaran saat ini sudah cukup baik.
“Harga TBS sawit sekarang sekitar Rp 3 ribuan per kilogram. Sebenarnya harga ini cukup bagus. Karena kita setiap bulan melakukan yang namanya verifikasi usulan Indeks K. Kegiatan ith adalah kerjasama antara perusahaan, koperasi dan dengan kami pemerintah daerah untuk mengusulan Indeks K,” kata Gunardi ketika ditemui berita-aktual.com belum lama ini.
Indeks K dalam industri kelapa sawit adalah proporsi yang menunjukkan bagian yang diterima oleh pekebun dari hasil penjualan minyak kelapa sawit (CPO) dan inti sawit (PK). Indeks K ini digunakan untuk menentukan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit oleh perusahaan.
“Indeks K ini kan indikator atau konstanta yang harus kita sampaikan ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Nah, harga Rp 3 ribu boleh dikatakan, ya sedang lah,” katanya.
Sebenarnya, kata Gunardi, pemerintah menginginkan harga TBS lebih tinggi. Terutama bagi perusahaan yang bermitra dengan koperasi plasma. “Seharusnya, kita ingin kerjasama antara pihak perusahaan dengan koperasi sebagai binaan plasmanya harus mencapai angka Rp Rp 3.500 atau Rp 4.000 per kilogram. Sebenarnya angka inilah yang kita impi-impikan,” pungkas Gunardi.






