SINTANG – Taman Wisata Alam Gunung Kelam menjadi destinasi alam paling ikonik di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Gunung batu raksasa ini dikenal sebagai monolit terbesar di dunia dan secara ukuran disebut melampaui Uluru atau Ayers Rock di Australia.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang melalui Iwan Purwanto belum lama ini mengungkapkan bahwa Gunung Kelam tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat lokal, tetapi juga telah mendapat pengakuan di tingkat nasional. Prestasi membanggakan diraih ketika TWA Gunung Kelam meraih Juara I Kategori Destinasi Wisata Unik dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia 2025 yang digelar di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Gunung Kelam memiliki sejumlah daya tarik utama. Pertama, monolit raksasa dengan ketinggian mencapai 1.002 meter di atas permukaan laut (mdpl), menjadikannya panorama megah yang mendominasi lanskap Sintang.
Kedua, jalur pendakian via ferrata, satu-satunya di Kalimantan. Jalur ini menggunakan tangga besi yang menempel pada tebing vertikal dengan kemiringan mencapai 80 derajat di beberapa titik, menawarkan sensasi adrenalin bagi para pendaki.
Ketiga, kekayaan flora endemik, termasuk kantong semar langka Nepenthes clipeata yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia, serta beragam anggrek hutan.
Di kaki bukit, terdapat Gua Maria Bukit Kelam yang menjadi destinasi wisata religi bagi umat Katolik. Sementara dari puncaknya, pengunjung dapat menikmati panorama “samudra awan” dengan latar Kota Sintang dan pertemuan Sungai Kapuas–Melawi di pagi hari.






