Jalan Ketungau, Hujan Berlumpur, Kemarau Berdebu

oleh

SINTANG – Bicara infrastruktur di Kabupaten Sintang tidak ada habisnya. Contohnya infrastruktur jalan. Jika kabupaten atau kota lain banyak yang sudah menikmati jalan mulus, di Kabupaten Sintang justru kebalikannya.

Kondisi ini diakui oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Lusi. Ia mengatakan, banyak jalan di Kabupaten Sintang masih rusak parah, salah satunya jalan dari Sintang ke Ketungau.

“Jalan ke Ketungau saat ini kalau musim hujan berlumpur, kalau musim kemarau berdebu,” ungkap Lusi ketika diwawancarai berita-aktual.com di Kantor DPRD Sintang, belum lama ini.

Bahkan sakit parahnya kerusakan jalan, hanya mobil-mobil tertentu yang bisa melintas.

“Mobil double gardan, itu yang bisa lewat. Kalau mobil di luar itu, aduh, ndak bisa melintas  di jalan rusak. Kalau memaksa, siap-siap amblas di jalan,” ungkap legislator dari daerah pemilihan (dapil) Sintang 2 yang meliputi empat kecamatan, yakni Ketungau Hulu, Ketungau Tengah, Ketungau Hilir dan Binjai Hulu.

Ia menuturkan, jalan dari Sintang menuju Ketungau ada yang merupakan kewenangan pemerintah Kabupaten Sintang. Ada juga yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

“Ruas yang jadi kewenengan pemerintah provinsi Kalimantan Barat itu dari Sintang menuju Semubuk. Sementara yang jadi kewenangan kabupaten adalah jalan dari Semubuk ke Simpang Merakai dan Simpang Merakai menuju Pintas Keladan,” bebernya.

“Nah, jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi menuju Ketungau akan kita komunikasikan ke gubernur. Atau kita komunikasikan juga ke dewan provinsi dari Sintang, setidaknya dana aspirasi mereka masuk ke jalan provinsi di Kabupaten Sintang, jadi seperti itu. Kita harus bersinergi agar jalan bisa dibangun,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.