SINTANG – Jenazah almarhum Praka (Anumerta) Aprianus, prajurit TNI AD dari satuan Yonif 611/Awang Long (AWL) yang gugur dalam tugas di Papua, tiba di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, dengan penuh penghormatan, Jumat 1 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB.
Kedatangan jenazah disambut jajaran TNI, pemerintah daerah, serta keluarga besar almarhum dalam suasana duka mendalam. Kepulangan almarhum ke kampung halaman menjadi momen haru sekaligus penghormatan terakhir atas pengabdian dan pengorbanannya kepada bangsa dan negara.
Komando Distrik Militer (Kodim) 1205/Sintang telah menyiapkan rangkaian upacara persemayaman dan pemakaman militer sebagai bentuk penghormatan terakhir. Upacara persemayaman dilaksanakan di rumah duka dan dihadiri keluarga, kerabat, unsur TNI, serta masyarakat.
Selanjutnya, prosesi pemakaman militer direncanakan berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Syuhada Pertiwi Sintang. Upacara akan dipimpin secara militer sesuai tradisi TNI sebagai penghargaan atas jasa dan pengorbanan almarhum selama bertugas.
Dandim 1205/Sintang, Letkol Arm Anggit Wijaksono menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia menegaskan, almarhum merupakan prajurit yang berdedikasi tinggi dan telah memberikan pengabdian terbaik bagi negara.
“Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi TNI dan bangsa Indonesia. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujarnya.
Praka (Anumerta) Aprianus gugur saat melaksanakan tugas operasi di Papua. Pengorbanannya menjadi bukti nyata dedikasi prajurit TNI dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Upacara pemakaman militer di TMP Syuhada Pertiwi nantinya menjadi penutup rangkaian penghormatan terakhir, sekaligus bentuk penghargaan negara atas jasa-jasanya.






