Kades Perembang Keluhkan Jalan Rusak, Harap Dapat Perbaikan pada 2026

oleh
Kondisi jalan di Desa Perembang, Kecamatan Sungai Tebelian.

SINTANG – Kepala Desa Perembang, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Afriandi, menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan menuju desanya yang rusak parah dan menghambat aktivitas warga. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sintang dapat mengalokasikan anggaran perbaikan infrastruktur tersebut pada tahun 2026 mendatang.

“Sedikit yang mau saya sampaikan kepada Pak Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny maupun Ketua DPRD Kabupaten Sintang Indra Subekti, ya beginilah keadaan Desa Perembang. Jalan rusak semoga jadi perhatian,” ujar Afriandi saat menyampaikan aspirasinya di hadapan para pejabat daerah yang berkunjung ke desanya.

Menurutnya, Desa Perembang memiliki dua akses jalan utama keluar masuk desa. Pertama melalui jalur Merarai 1 yang tembus ke Simpang Pandan, dan yang kedua melalui jalur Laman Raya. Namun, kedua jalur tersebut kini dalam kondisi rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

“Jadi pusing juga saya, Pak Wakil dan Pak Ketua, mikir jalan ini karena ada dua akses. Kalau cuma satu, mungkin lebih mudah diperhatikan. Jadi mumpung ada Pak Wakil Bupati dan Pak Ketua Dewan datang, kami mohon tahun depan bisa bantu kami. Karena jalan rusak ini sangat menghambat aktivitas warga dan petani kami dalam mengangkut hasil pertanian,” ungkapnya.

Afriandi menambahkan, sebelumnya pemerintah memang sudah pernah memberikan bantuan untuk perbaikan dua ruas jalan di wilayahnya. “Yang di Merarai 1 waktu itu dapat alokasi sekitar Rp2,3 miliar, dan jalan di Tengadak juga pernah dapat Rp1,3 miliar. Tapi itu sudah lama, dan sekarang kondisinya rusak lagi,” jelasnya.

Ia berharap kunjungan Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny dan Ketua DPRD Indra Subekti ke Desa Perembang dapat membawa hasil positif, khususnya perhatian terhadap pembangunan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat. “Kami sudah kenal baik, jadi saya mohon benar-benar dibantu desa kami,” pungkas Afriandi.

No More Posts Available.

No more pages to load.