BERITA-AKTUAL.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Florensius Ronny mengungkapkan salah satu alasan DPRD Sintang cepat mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024. Yakni, supaya tidak ada alasan lagi serapan anggaran terlambat.
Hal itu disampaikan Ronny merespon penyerapan anggaran Pemerintah Kabupaten Sintang yang masih rendah menjelang akhir tahun 2023 ini.
“Jadi ketika APBD Kabupaten Sintang tahun 2024 kita ketok palu tanggal 17 November 2023, nantinya asistensi Pemerintah Provinsi Kalbar bisa cepat pula, katakan lah dilakukan pada akhir bulan ini. Artinya pada bulan Desember 2023 pemerintah Kabupaten Sintang sudah mulai bekerja, contohnya untuk proses perencanaan APBD tahun 2024 nanti,” kata Ronny pada wartawan usai memimpin sidang paripurna DPRD Sintang, beberapa waktu lalu.
Jadi, kata Ronny, jika perencanaan yang dilakukan pemerintah Kabupaten Sintang mulai dilaksanakan pada bulan Desember 2023, maka pada bulan Januari atau Februari mereka bisa melakukan pelelangan kegiatan-kegiatan fisik tahun 2024.
“Misalnya kegiatan seperti lelang proyek pengerjaan jalan, jembatan maupun air bersih harusnya bisa dilakukan dengan cepat, Februari sudah bisa dimulai. Makanya seperti yang saya katakan tadi, dengan kita mengetok palu APBD Sintang tahun 2024, pada bulan Desember 2023 pemerintah Kabupaten Sintang sudah bisa mulai perencanaan,” ujarnya.
Ketika ditanya apakah ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten Sintang yang jadi catatan DPRD Sintang karena serapa anggaran rendah, Ronny menjelaskan seperti ini.
“Kalau tahun ini terjadi seluruhnya (serapan anggaran rendah-red). Tapi kita tidak menyalahkan OPD secara sepihak, karena ada penyebabnya. Yakni adanya aturan terkait alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) Earmark yang harus dipatuhi pemerintah daerah sesuai instruksi pemerintah pusat dalam APBD tahun 2023. Sementara penyesuaian aturan itu baru tuntas pada bulan Mei 2023, belum lagi perencanan dan pelaksanaan, ini yang membuat penyerapan anggaran jadi terlambat. Tapi untuk tahun 2024 kita optimis penyerapan anggaran tidak terlambat,” ujarnya.






