Kisah Heroik Rayhan, Siswa SMAN 3 Sintang, Selamatkan Dua Korban Tenggelam di Sungai Melawi

oleh
Siswa SMAN 3 Sintang, Rayhan yang berhasil menyelamatkan dua pelajar tenggelam di Sungai Melawi.

SINTANG – Di balik kisah tragis tenggelamnya tiga pelajar di Sungai Melawi, Kelurahan Ladang, Kecamatan Sintang, Kamis sore 12 Februari 2026, terselip aksi heroik seorang siswa SMAN 3 Sintang, Rayhan Aurizal (16 tahun). Berkat keberaniannya, dua pelajar berhasil diselamatkan dari maut.

Peristiwa itu terjadi saat lima pelajar mandi di Sungai Melawi. Namun nahas, mereka diduga terseret arus. Dalam kejadian tersebut, dua orang berhasil diselamatkan, sementara tiga lainnya tidak dapat tertolong pada sore itu.

Rayhan, siswa kelas XII SMAN 3 Sintang, menceritakan detik-detik menegangkan tersebut saat ditemui Kamis malam. Ia mengaku awalnya sedang bersantai sambil ngopi di sebuah warung di pesisir Sungai Melawi, Kelurahan Ladang.

“Jadi saya lihat ke pantai, kenapa mereka berenangnya agak beda ya. Bukan seperti berenang biasa, tapi seperti mau tenggelam. Saya biarkan semenit, kok makin nggak timbul mereka. Lalu saya berlari sambil teriak, ‘woi orang tenggelam, woi orang tenggelam’,” ungkap Rayhan.

Tanpa berpikir panjang, Rayhan berlari ke tepian sungai. Ia sempat melepas baju dan celana sebelum akhirnya terjun ke sungai untuk memberikan pertolongan.

“Saya terjun menyelamatkan dua orang. Cuma dua orang jak dapat,” ujarnya.

Dua korban yang berhasil ia selamatkan berinisial KM dan DF. Keduanya berpegangan pada bahu kiri dan kanan Rayhan saat ia berenang membawa mereka ke tepi sungai. Di lokasi, seorang warga setempat bernama Rizal turut membantu proses evakuasi menggunakan perahu.

“Om Rizal bantu bawa mereka naik ke perahu,” kata Rayhan.

Menurutnya, Rizal juga sempat berupaya menyelamatkan korban lainnya. Bahkan, Rizal sempat memegang tangan salah satu korban yang tenggelam. Namun karena kondisi panik dan arus yang cukup kuat, pegangan tersebut terlepas.

“Om Rizal sempat tercakar tiga kali, di tangan dan badan juga. Beliau sempat terjun lagi membantu, tapi orangnya sudah tidak ada, sudah tenggelam ke bawah,” beber Rayhan.

Tak berhenti sampai di situ, Rayhan juga sempat kembali berenang ke tengah sungai untuk mencoba menyelamatkan satu korban perempuan lainnya. Namun upaya itu tak berhasil karena korban sudah lebih dulu tenggelam.

Ia mengaku, arus di Sungai Melawi saat itu cukup kuat, terutama di bagian bawah.

“Waktu saya berenang di atas tidak begitu terasa. Tapi ketika menyelam, baru terasa arusnya kuat,” jelasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.