Lewat Sidang Adat, Polemik Pasukan Merah dengan Terry Ibrahim Tuntas

oleh
Permasalahan antara Terry Ibrahim dengan Pasukan Merah berhasil diselesaikan setelah kedua belah pihak mengikuti sidang adat Forum Ketemenggungan Adat Dayak Kabupaten Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Permasalahan antara Terry Ibrahim dengan Pasukan Merah berhasil diselesaikan setelah kedua belah pihak mengikuti sidang adat Forum Ketemenggungan Adat Dayak Kabupaten Sintang, Sabtu (31/10).

Dikesempatan itu disepakati pula besaran sanksi adat yang diterima. Kemudian, dengan jiwa besar Terry Ibrahim menyampaikan permintaan maaf pada Pasukan Merah.

“Kami telah menyelesaikan perdamaian dan adat sesuai dengan dengan putusan Ketemenggungan atas persetujuan kedua belah pihak, termasuk saya. Saya mengucapkan terima kasih dan menjunjung tinggi adat dan budaya Kabupaten Sintang,” ucap Terry.

Terry juga menyampaikan terima kasih pada Ketemenggungan karena telah melakukan mediasi atas kasus tersebut.

“Sejujurnya kami ingin menjaga Kabupaten Sintang secara keseluruhan dengan semua elemen yang ada. Baik dari aparat negara maupun Pasukan Merah,” ucapnya.

Ia berharap, dengan tuntasnya permasalahan tersebut tidak ada yang memanfaatkan momen untuk membuat situasi tidak kondusif.

“Karena kami adalah bersaudara. Tumenggung adalah orang tua kami. Masyarakat Sintang adalah masyarakat kami,” ucapnya.

Dikesempatan itu, Terry kemudian menyampaikan permintaan maaf pada Panglima Jilah beserta seluruh Pasukan Merah.

“Dengan terselip kata yang saya sebutkan kemarin, saya mohon ampun dan minta maaf. Tidak sedikitpun niat saya untuk meremehkan dan merendahkan. Hanya mungkin karena saya mendapatkan di lapangan seperti itu, lalu saya lanjutkan. Itu kehilafan saya. Tidak sedikitpun niat saya untuk menggeneralisir keseluruhannya,” ucapnya.

“Oleh karena itu kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sintang, mulai hari iniĀ  tidak ada lagi pemberitaan-pemberitaan yang memojokan siapapun diantara kami. Kami ingin menjadikan Pemilu ini berlangsung damai,” tegasnya.

Ketua DPC Tariu Borneo Bangkule Rajangk Kabupaten Sintang, Petrus mengatakan bahwa dengan ini pengurus Pasukan Merah khususnya Kabupaten Sintang telah menyelesaikan permasalahan dengan Terry Ibrahim.

“Beliau sudah siap diproses secara adat dalam kurun waktu maksimal 7 hari. Kedepan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Rumah Betang,” ucapnya.

Ia berpesan, dengan selesainya kasus tersebut semua pihak tidak membuat berita yang simpangsiur. Tidak menggunakan medsos dengan salah. “Kami berharap semua Pasukan Merah bisa meredam ini semua. Karena permasalahan ini sudah selesai secara adat,” ucapnya.

Petrus kemudian menyampaikan ucapan terima kasih pada Tumenggung adat Kabupaten Sintang yang sudah menjadi penengah.

“Begitu juga Pak Terry Ibrahim yang sudah mengakui kesalahannya, yang sudah menyebut Pasukan Merah. Harapan kita tidak ada lagi yang merusak nama baik dalam situasi dan kondisi apapun. Kita menginginkan Kota Sintang aman dan damai,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.