SINTANG – Musibah tragis kembali terjadi di Sungai Melawi, tepatnya di kawasan Jalan Teuku Umar RT 07 RW 02, Kelurahan Ladang, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kamis sore (12/2/2026). Lima pelajar yang mandi bersama di sungai tersebut dilaporkan tenggelam. Dua orang berhasil diselamatkan warga, sementara tiga lainnya terseret arus.
Dari tiga korban tenggelam, satu pelajar berinisial EN ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Sementara dua korban lainnya, FN dan DR, masih dalam pencarian tim gabungan bersama warga.
Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo melalui Kapolsek Kota Sintang Iptu Heru Woldy membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 15.50 WIB. “Korban yang tenggelam berinisial EN, FN dan DR,” ujar Iptu Heru.
Adapun dua pelajar yang berhasil diselamatkan adalah KM dan SP. Keduanya selamat berkat aksi cepat Rayhan Aurizal (16), pelajar kelas XI SMA Negeri 3 Sintang, bersama seorang warga setempat bernama Rizal.
Kronologis Kejadian
Peristiwa bermula ketika Rayhan sedang duduk di sebuah kafe di tepi Sungai Melawi di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Ladang. Ia kemudian melihat tiga orang di tengah sungai yang tampak seperti meminta pertolongan.
Tanpa ragu, Rayhan langsung berenang ke arah korban dan berhasil mengevakuasi KM dan SP. Tak lama kemudian, Rizal datang membantu dan membawa keduanya ke tepi sungai menggunakan speedboat.
Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan ibu dari KM, tiga pelajar lainnya yakni EN, FN dan DR tidak berhasil diselamatkan dan tenggelam.
Pencarian Terus Dilakukan
Saat kejadian, kondisi Sungai Melawi sedang surut dan di beberapa titik terlihat hamparan pasir di permukaan. Diduga karena kondisi air yang surut, kelima pelajar tersebut memanfaatkan situasi untuk mandi bersama. Namun, arus sungai yang masih cukup kuat diduga menyeret korban ke bagian tengah sungai.
Tim gabungan bersama warga langsung melakukan pencarian sejak sore hari. Meski hujan turun pada malam hari, pencarian tetap dilanjutkan hingga akhirnya satu korban ditemukan setelah lewat tengah malam.
Hingga kini, proses pencarian terhadap dua korban lainnya masih terus dilakukan.




