SINTANG – Kepala Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk menjelaskan bahwa alokasi penggunaan dana desa sudah diatur oleh pemerintah pusat. Selain program ketahanan pangan yang mendapat alokasi 20 persen, anggaran dana desa juga diperuntukan untuk pemberian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD). Jumlahnya 15 persen dari dana desa.
“Untuk Desa Tanjung Ria, penerima BLT DD kurang lebih 33 Kepala Keluarga (KK). Angka pastinya saya lupa,” ungkap Johansyah ketika ditemui berita-aktual.com di Desa Nanga Sepauk, ibukota Kecamatan Sepauk, belum lama ini.
Ia memastikan penerima BLT DD sesuai dengan ketentuan yang ada. Penerima benar-benar warga yang membutuhkan. Penyaluran BLT DD untuk membantu warga kurang mampu. Sehingga diharapkan bisa meningkatkan daya beli masyarakat, meringankan beban ekonomi hingga membantu penanganan kemiskinan ekstrim.
“Saya berharap ketika BLT DD cair, masyarakat bisa menggunakan dengan bijak. Gunakanlah BLT DD untuk keperluan rumah tangga, bukan membeli kebutuhan lain yang tidak penting,” tegasnya.
Ia memastikan Pemerintah Desa Tanjung Ria berkomitmen untuk terus melakukan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. “Ini sudah jadi komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Johansyah kemudian menjelaskan tentang verifikasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa atau APBDes yang saat ini sudah dilakukan di kecamatan. “Kalau dulu, verifikasi APBDes dilakukan di Kabupaten. Jadi kalau kita sudah menyerahkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Desa (LPPD), Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Desa maupun Informasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (IPPD), mungkin ADD segera dicairkan,” katanya.






