BERITA-AKTUAL.COM – Bukit Kelam merupakan salah satu icon pariwasata Kabupaten Sintang. Namun meski berstatus icon dan destinasinya sangat terkenal, Jalan Lingkar Kelam yang menjadi akses untuk menuju tempat wisata itu mengalami kerusakan.
“Bukit Kelam adalah icon wisata Kabupaten Sintang. Saat saya masih di Komisi B, dalam rapat komisi saya sudah meminta agar Jalan Lingkar Kelam menjadi prioritas penanganan. Perbaikan penting dilakukan karena Bukit Kelam adalah kebanggaan Sintang,” tegas Toni.
In mengatakan, perbaikan Jalan Linggar Kelam sudah diprogramkan oleh pemerintah untuk diperbaiki. Bahkan sudah masuk dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).
“Dalam SIPD saya juga sudah dimasukan. Kita sudah ambil titik koordinat supaya tahun ini bisa dianggarkan. Kita ingin jalan tersebut cepat diperbaiki, contohnya dari spot tanah Pemda hingga kolam renang di kaki Bukit Kelam,” ucapnya.
“Lagipula, kita kan malu kalau akses jalan itu tidak bagus. Bukit Kelam itu destinasi andalan serta icon Sintang. Mudah-mudahan bisa dianggarkan kemudian dikerjakan secepatnya,” katanya lagi.
Meski dirinya sudah pindah ke komisi D DPRD Sintang yang membidangi perkebunan dan investasi, politisi asal Kecamatan Kelam Permai ini memastikan akan selalu mengawal pembangunan infratruktur termasuk perbaikan Jalan Lingkar Kelam.
“Tentunya saya akan selalu mengawal proses pembangunan. Meski sudah tidak lagi di komisi yang membidangi infrastruktur, tapi saya masih masuk Badan Anggaran DPRD Sintang untuk mengawal proses kegiatan pembangunan,” tegasnya.
Bukit Kelam yang berada di Kecamatan Kelam Permai, saat ini disebut-sebut sebagai batu monilit terbesar di dunia mengalahkan Ayers Rock di Uluru, Australia. Bukit Kelam selain dikenal dengan pemandangan alam yang indah, juga memiliki tanaman endemik seperti kantong semar maupun anggrek langka.





