BERITA-AKTUAL.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Anton Isdianto meminta masyarakat Bumi Senentang tidak tergiur money politic (politik uang-red) untuk mencoblos calon tertentu pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sintang 9 Desember mendatang.
“Jangan. Jangan tergiur iming-iming uang untuk memilih calon. Politing uang ini kan hanya sesaat saja. Nanti setelah pemilihan kita ditinggalkan dan tidak ada pembangunan. Makanya, bijaklah dalam memilih calon,” kata Anton Isdianto.
Hal itu disampaikan Anton usai menghadiri rapat paripurna penyampaian jawaban atau tanggapan Bupati Sintang terhadap Pandangan Umum Fraksi mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Selasa (17/11).
Politisi yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sintang ini meyakini bahwa masyarakat Bumi Senentang sekarang ini cara berpikirnya sudah semakin dewasa dalam dalam menyikapi pesta demokrasi.
“Jangan sampai kita salah pilih calon karena tergiur iming-iming. Kalau kita salah pilih calon, dampaknya lima tahun kedepan. Jadi salurkan hak pilih sesuai hati nurani” tegasnya.
Dikesempatan itu, Anton juga mengimbau masyarakat Kabupaten Sintang tidak golput pada Pilkada 9 Desember mendatang yang tinggal menghitung hari.
“Masyarakat jangan sampai golput lah. Cukup lima menit saja di Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilih. Pilkada ini menentukan nasib pembangunan kita lima tahun kedepan,” kata Anton.
Pada Pilkada Sintang tahun 2020, PAN Sintang berkoalisi dengan PDIP, Partai Gerindra dan Partai Perindo untuk mengusung Yohanes Rumpak-Syarifuddin. Pasangan yang diusung oleh Koalisi Sintang Baru ini juga didukung oleh Partai Gelora




