SINTANG – Kabar duka datang dari Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Seorang anggota TNI, Praka (Anumerta) Aprianus, gugur saat menjalankan tugas di Papua pada Rabu, 29 April 2026.
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian prajurit tersebut. Ia mengaku sangat berduka atas kehilangan salah satu putra terbaik daerah.
“Saya sebagai kepala daerah Kabupaten Sintang tentu sangat berduka atas peristiwa itu,” ujar Bala usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Sintang, Kamis (30/4/2026) sore.
Menurutnya, meskipun gugurnya seorang prajurit merupakan risiko dalam menjalankan tugas negara, namun rasa kehilangan tetap dirasakan, khususnya bagi masyarakat Sintang.
“Meski memang hal itu merupakan konsekuensi, tapi bagaimanapun kita betul-betul merasa berduka kehilangan putra prajurit terbaik kita,” katanya.
Bala juga menyampaikan pesan kepada keluarga yang ditinggalkan agar tetap kuat menghadapi cobaan ini.
“Saya juga berpesan kepada keluarga untuk tabah, sabar menghadapi cobaan ini,” ucapnya.
Saat ditanya mengenai kedekatannya dengan almarhum, Bala mengaku mengenal sosok Aprianus sejak proses awal mendaftar menjadi anggota TNI.
“Saya kenal, karena waktu anak itu melamar tentara saya tahu dia ada. Kebetulan keluarga saya juga ada yang ikut, tapi tidak lulus. Jadi saya tahu anak itu,” tuturnya.
Kepergian Praka (Anumerta) Aprianus meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat Kabupaten Sintang yang kehilangan salah satu putra terbaiknya dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.





