Produksi Cabe Sintang 562 ton, Terbanyak dari Dedai

oleh

SINTANG – Hingga April 2025, perkiraan produksi cabe di Kabupaten Sintang sebanyak 562 ton. Produksi paling banyak dari Kecamatan Dedai.

Demikian disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Sintang, Syafarman ketika ditemui berita-aktual.com, Sabtu 24 Mei 2025 lalu.

Ia merinci, produksi cabe di Kabupaten Sintang hingga April 2025 sebanyak 562 ton berasal dari cabe rawit 527 ton dan cabe keriting 35 ton.

“Data ini kami dapat berdasarkan laporan Mantri Tani ke Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang,” bebernya.

Ia mengatakan, laporan mengenai produksi cabe di 14 kecamatan se Kabupaten Sintang mereka sampaikan setiap bulan ke Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang.

Diungkapkan Syafarman, sentra penghasil cabe di Bumi Senentang tersebar di beberapa kecamatan. Diantaranya: Kecamatan Sungai Tebelian, Kecamatan Dedai, Kecamatan Tempunak hingga Kecamatan Kayan Hilir yakni Desa Pakak.

“Di Kecamatan Dedai, salah satu daerah penghasil cabe adalah Desa Lundang Baru, Desa Kumpang, Desa Hulu Dedai, Desa Emparu Baru dan Desa Pengkadan Sungai Rupa. Dan hingga April 2025, produksi cabe di Kecamatan Dedai sebanyak 93,1 ton. Kemudian disusul Kecamatan Kelam Permai sebanyak 86,4 ton dan Kecamatan Kayan hilir 84 ton,” bebernya.

Sementara itu, kecamatan dengan produksi cabe paling sedikit yakni Serawai 7,3 ton, Kayan Hulu 11, 31 ton dan Ketungau Tengah 13,1 ton.

Tak hanya kepada para petani saja, Syafarman juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan pekarangannya untuk menamam sayur-sayuran, termasuk cabe. Menurutnya, dengan menanam cabe di pekarangannya masing-masing, paling tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarga.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.