BERITA-AKTUAL.COM – Warga Desa Anggah Jaya, Kecamatan Sintang, sudah sangat lama mendambakan listrik negara menerangi daerah mereka.
Namun ketika listrik sudah masuk, mereka harus dihadapkan pada permasalahan baru saat ini, yakni voltase listrik yang rendah. Bahkan kerap biarpet atau menyala dan padam secara berulang-ulang.
Kondisi ini langsung disampaikan warga saat reses anggota DPRD Sintang, Welbertus di Desa Anggah Jaya beberapa waktu lalu.
Mereka berharap wakil rakyat yang mereka pilih bisa menyuarakan keluhan mereka. Sehingga keluhan mereka itu bisa mendapatkan respon dan perbaikan pelayanan dari PLN Sintang.
“Khusus Desa Anggah Jaya mereka mengeluhkan voltase dari PLN yang sungguh-sungguh rendah di sana. Biapet atau kadang mati kadang hidup lampunya,” ungkap Welbertus.
Kondisi voltase yang rendah tersebut, kata legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, tentu saja sangat merugikan masyarakat. Karena voltase listrik yang tidak stabil sudah merusak banyak alat-alat elektronik masyarakat setempat.
“Masyarakat merasa dirugikan dari pada kondisi lampu yang hidup mati tersebut. Karena dampaknya alat alat elektronik milik masyarakat tersebut banyak yang mengalami kerusakan. Nah kita sudah menyampaikan beberapa waktu lalu agar kiranya voltase di daerah Anggah Jaya ini dapat diperbaiki atau ditingkatkan,” pinta Welbertus.
Pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sintang ini mengatakan, saat reses II masa persidangan II kali ini, dirinya melaksanakan reses di lima desa. Yakni Desa Tebing Raya, Desa Anggah Jaya, Desa Mungguk Bantok, Desa Mail Jampong dan Desa Mertiguna.
“Masa reses yang dimulai sejak tanggal 23 Juni 2022 sampai 28 Juni 2022. Nah dalam reses ini kita menyerap aspirasi masyarakat mengenai berbagai keluhan pembangunan di daerah pemilihan,” ujarnya.






