SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Sebastian Jaba, mengimbau para pelajar untuk mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan gadget dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan karakter, kesehatan, serta prestasi belajar siswa.
Sebastian Jaba yang merupakan Anggota Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Anggota Komisi C DPRD Sintang menilai, kemajuan teknologi memang tidak bisa dihindari. Namun, penggunaannya harus tetap bijak dan terkontrol, khususnya bagi kalangan pelajar.
“Gadget memang membantu dalam proses belajar, tetapi kalau digunakan secara berlebihan justru bisa mengganggu konsentrasi dan menurunkan minat belajar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ketergantungan gadget juga berpotensi mengurangi interaksi sosial di kalangan pelajar. Padahal, kemampuan bersosialisasi sangat penting dalam membentuk karakter dan kepribadian generasi muda.
Selain itu, Sebastian juga menyoroti dampak kesehatan yang bisa ditimbulkan, seperti gangguan penglihatan, kurangnya aktivitas fisik, hingga pola tidur yang tidak teratur akibat penggunaan gadget yang tidak terkendali.
Untuk itu, ia mengajak para orang tua dan pihak sekolah agar turut berperan aktif dalam mengawasi penggunaan gadget oleh anak-anak. Menurutnya, pengawasan dan pembatasan waktu penggunaan gadget perlu dilakukan agar pelajar tetap fokus pada kegiatan belajar.
“Peran orang tua dan guru sangat penting dalam mengarahkan anak-anak agar menggunakan gadget secara positif dan tidak berlebihan,” tambah wakil rakyat yang pernah menjadi kepala desa ini.
Sebastian berharap para pelajar di Kabupaten Sintang dapat lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi demi masa depan yang lebih baik.






