BERITA-AKTUAL.COM – Suraten, warga Masuka, Kecamatan Sintang, mengaku senang mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah yang diserahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.
“Saya senang sekali, Alhamdulillah. Saya tidak menyangka bisa bertemu Presiden langsung,” ucap Suraten.
Suraten merupakan salah satu warga Kabupaten Sintang penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan penerimaan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Sembako.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini berlangsung di Dankesyah, Rabu 8 Desember 2021.
“Terima kasih sudah dapat bantuan dari Pak Presiden. Saya ndak nyangka bakal ketemu Pak Presiden Jokowi. Terima kasih banyak,” ucapnya lagi.
Selain uang tunai sebesar Rp 600 ribu, Suraten mengaku juga menerima paket sembako.
Dalam kesempatan mendampingi Presiden, diserahkan secara simbolis beberapa bantuan. Bantuan ATENSI diberikan kepada kelompok rentan yakni penyandang disabilitas, lanjut usia, yatim, piatu dan yatim piatu. Untuk bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) total senilai Rp54.270.500.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga secara simbolis diserahkan bantuan perlindungan korban bencana alam berupa perahu karet sebanyak 9 unit dengan nilai Rp 69.800.000, mesin tempel 2 unit dengan nilai Rp 86.020.000, mobil dapur umum lapangan (dumlap) 1 unit Rp540 187.505, dan bantuan sembako 1000 paket dengan nilai Rp242.605.000. Total bantuan senilai Rp938.612.505.
Terkait penanganan dampak bencana, Kementerian Sosial telah bergerak cepat memberikan penanganan. Mensos hadir dua kali di Sintang termasuk hari ini untuk memastikan masyarakat terdampak bencana menerima bantuan.
Terkait dengan kehadiran Presiden, Mensos hadir di Kabupaten Sanggau dan Sintang diantaranya untuk mengecek kesiapan lumbung sosial.
Di Kabupaten Sintang, Mensos mengecek kondisi lumbung sosial di Sekretariat Badan Kerja Sama Antar Daerah (BKAD), di dekat Kantor Kecamatan Tebelian, Kabupaten Sintang, Selasa 7 Desember 2021. Menjelang sore hari, Mensos juga mengecek kesiapan lumbung sosial di Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang Kalimantan Barat.





