SINTANG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Bukit Liang, Desa Sungai Pukat, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, hingga Selasa (18/8/2026) malam masih belum berhasil dipadamkan.
Kebakaran tersebut dilaporkan mulai terjadi sejak Senin (17/8/2026) sore. Hingga malam berikutnya, api masih terpantau di kawasan Bukit Liang.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, Benyamin, membenarkan kondisi tersebut.
“Benar sampai hari ini belum padam,” kata Benyamin, Selasa malam.
Benyamin mengatakan, tim pemadam telah berada di lokasi untuk melakukan upaya penanganan. Namun, proses pemadaman menghadapi kendala medan yang cukup berat.
Menurutnya, kondisi kawasan yang berlumut serta terdapat jurang menyulitkan petugas untuk menjangkau titik-titik api.
“Tim sudah ada yang tiba di Bukit Liang,” ujarnya.
Kondisi medan tersebut membuat proses pemadaman tidak dapat dilakukan dengan mudah. Petugas harus berhati-hati saat menuju lokasi kebakaran untuk menghindari risiko keselamatan di kawasan perbukitan.
Benyamin menambahkan, kejadian karhutla di Bukit Liang telah dilaporkan kepada pihak terkait. Pemantauan terhadap kondisi kebakaran juga dilakukan dari udara.
Bahkan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah melakukan patroli udara menggunakan pesawat untuk memantau perkembangan karhutla di kawasan tersebut.
Pemantauan dari udara dilakukan untuk melihat kondisi titik api sekaligus membantu mendapatkan gambaran mengenai perkembangan kebakaran di kawasan Bukit Liang.







