Usia 80 Tahun, Suginem Jadi Jamaah Haji Tertua Asal Sintang Tahun 2026

oleh
Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny bersama jamaah haji tertua Sintang.

SINTANG – Suginem Mijo Martodrono menjadi jamaah haji tertua asal Kabupaten Sintang pada musim haji tahun 2026. Di usia 80 tahun, ia tetap bersemangat menunaikan ibadah haji bersama 32 calon jamaah haji (CJH) lainnya menuju Tanah Suci.

Keberangkatan 33 CJH Kabupaten Sintang dilepas langsung oleh Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny di Halaman Kantor Bupati Sintang, Jumat (8/5/2026).

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sintang, H. Kholiq mengatakan sebagian jamaah yang berangkat tahun ini telah menunggu antrean sejak 2013 lalu.

“Waktu yang begitu lama menunggu namun mereka tetap sabar sesuai aturan dan antrean. Semoga selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk melaksanakan ibadah haji dengan sempurna dan meraih haji mabrur dan mabrurah,” ujarnya.

Selain Suginem sebagai jamaah tertua, jamaah termuda asal Sintang tahun ini adalah Dimas Fajar Pranaya yang berusia 25 tahun.

H. Kholiq menjelaskan, awalnya Kabupaten Sintang mendapat kuota 38 jamaah haji pada musim haji 2026. Namun hanya 33 orang yang melunasi biaya perjalanan dan siap diberangkatkan.

“Dua orang tidak istithaah, dua menunda keberangkatan, dan satu orang menunda karena sedang hamil,” jelasnya.

Ia juga menyebut dari kuota lansia sebanyak lima orang, hanya dua jamaah yang berhasil melunasi biaya haji, sementara tiga lainnya meninggal dunia.

Menurutnya, jumlah jamaah tahun ini lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya karena sistem kuota nasional kini menggunakan skema proporsional tingkat provinsi.

“Sekarang tidak lagi memakai kuota kabupaten, tetapi kuota provinsi. Yang mendaftar lebih dulu akan diberangkatkan lebih dulu,” katanya.

Adapun rincian jamaah yang berangkat yakni dari Kecamatan Dedai sebanyak 4 orang, Tempunak 1 orang, Sepauk 1 orang, Binjai Hulu 3 orang, Kelam Permai 2 orang, Sungai Tebelian 3 orang, Kota Sintang 18 orang, serta 1 Petugas Haji Daerah (PHD).

Rombongan CJH Sintang tergabung dalam Kloter 18 BTH bersama jamaah asal Riau. Setelah menuju Pontianak, para jamaah akan menginap di Asrama Haji Pontianak sebelum melanjutkan perjalanan ke Batam dan Jeddah.

Sementara itu, Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny mengingatkan para jamaah agar meluruskan niat ibadah semata-mata untuk mencari ridho Allah SWT serta menjaga kesehatan dan kekompakan selama berada di Tanah Suci.

“Jagalah nama baik daerah dan bangsa Indonesia. Tampilkan akhlak yang santun, penuh kesabaran, dan tawaduh serta taati seluruh aturan dan arahan dari petugas haji,” pesannya.

Ronny juga mendoakan seluruh jamaah diberikan keselamatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji dan hajjah yang mabrur.

No More Posts Available.

No more pages to load.