BERITA-AKTUAL.COM – Reses masa persidangan ke-III tahun 2020, dimanfaatkan Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Sintang, Markus Jembari dengan mengunjungi dua desa di daerah pemilihannya (Dapil).
“Saya reses di Desa Melayang Sari Kecamatan Sungai Tebelian dan Desa Bonet,” kata Markus Jembari ketika ditemui, Senin (9/11).
Ia mengatakan, salah satu permasalahan yang banyak dikeluhkan masyarakat adalah infrastruktur. Diakui Markus, dengan kedaruratan infrastruktur yang ada dimana kondisi jalan yang hancur lebur, anggaran yang ada belum mempu menangani semua masalah tersebut.
“Kalau mau jujur, anggaran kita (APBD Sintang-red) memang terbatas. Tapi jika memang serius, ada beberapa titik yang memang harus digenjot. Bukan pembukaan jalan, tapi peningkatan,” ucapnya.
Markus mengaku memahami kondisi cuaca sekarang ini membuat jalan hancur dan perbaikannya tentu terhambat. “Untuk mengatasi hal itu, saya fikir harus ada kemauan besar dari pemerintah untuk membangun berdasarkan skala prioritas,” ucap politisi Partai Demokrat ini.
Permasalahan lainnya yang disampaikan masyarakat saat reses adalah sektor pendidikan dan kesehatan. “Sektor-sektor ini memang masih banyak kekurangan dan menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Termasuk masalah innfrastruktur tentunya,” ucapnya.
Dikatakan Markus, hasil reses akan dibawa ke sidang paripurna besok Selasa 10 September 2020. “Reses ini kan menjaring atau menyerap apa yang menjadi keluh kesah masyarakat di dapil. Reses ini merupan bentuk tanggung jawab kami sebagai anggota dewan,” katanya.
“Apa yang mau kami sampaikan ke pemerintah, kami lakukan melalui pola pendekatan politis ini. Ada tiga pola pendekatan pembangunan. Pertama, bottom up. Kedua, teknokrat. Ketiga, jalur politis. Nah, kami mencoba melalui jalur yang jadi domain kami anggota dewan yakni jalur politis,” pungkasnya.







