BERITA-AKTUAL.COM – Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny mengapresiasi pedagang kaki lima (PKL) yang telah menyampaikan aspirasi ke kegislatif terkait permintaan agar kembali berjualan di kopel, depan rumah jabatan Bupati Sintang. Sebelumnya PKL sudah direlokasi pemerintah daerah ke Pasar Raya namun sepi pengunjung.
“Kita di DPRD memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap penyampaian aspirasi PKL. Bapak ibu sudah benar menyampaikan aspirasi ke DPRD,” kata Ronny.
Ronny memastikan bahwa apa yang disampaikan PKL sudah ditampung dan akan diperjuangkan DPRD Sintang. Namun harus tetap melalui mekanisme yang ada.
Wakil Ketua DPRD Sintang, Heri Jambri juga mengapresiasi PKL yang datang untuk menyampaikan keluhannya ke legislatif untuk diperjuangkan. “Terima kasih sudah menyampaikan aspirasi dan tidak anarkis,” ujarnya.
Subhan, salah satu PKL mengungkapkan bahwa dirinya sudah lima tahun berjualan di kopel. Ketika awal usaha tersebut dibuka disupport Bupati Sintang untuk PKL mencari rezeki dengan catatan menjaga kebersihan keamanan dan ketertiban.
“Namun ketika tidak dibolehkan lagi berjualan di kopel tentu sangat kita sayangkan. Karena yang datang berkunjung bukan hanya dari Sintang. Kami PKL juga membantu Sintang dengan menerima karyawan. Kita berjualan bukan mencari kaya tapi bertahan hidup untuk nafkah keluarga. Sayangnya kami direlokasi mendadak dan tidak ada toleransi. Makanya kami mintak kembali dibolehkan berjualan ke kopel,” harapnya.
Harapan serupa juga disampaikan Norman. Ia menegaskan bahwa PKL siap membayar retrebusi jika dibolehkan lagi berjualan di kopel. “Kita tidak masalah ditarik retrebusi seperti PKL di Taman Entuyut. Kita juga mau kok memberikan sumbangsih pada Pemda. Yang penting kita masih bisa berusaha. Saya juga berharap audiensi dengan DPRD Sintang bisa memperjuangkan keinginan kami. Jangan sampai pertemuan kita hari ini tidak menghasilkan apa-apa,” pungkasnya.





