SINTANG – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, H. Senen Maryono, kembali menyoroti maraknya aktivitas balap liar yang dilakukan sejumlah anak muda, khususnya pada waktu usai sahur selama bulan suci Ramadan.
Hal tersebut disampaikan Senen Maryono saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang juga dihadiri Kapolres Sintang, AKBP Sanny Handityo, beberapa waktu lalu. Ia mengungkapkan keresahannya terhadap fenomena tersebut yang dinilai semakin meningkat menjelang akhir Ramadan.
“Nampaknya, di penghujung bulan Ramadan ini, terutama pada subuh hari Minggu, perlu dilakukan patroli ketat untuk mengatasi balap liar,” ujarnya.
Senen menjelaskan, aktivitas balap liar itu kerap terjadi di sejumlah ruas jalan di Kota Sintang, mulai dari kawasan Gedung Pancasila, melintasi SMP Negeri 1 Sintang, hingga ke depan Pendopo Bupati Sintang. Aksi tersebut dinilai sangat membahayakan, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya.
Ia bahkan mengungkapkan bahwa rumah pribadinya dan rumah dinas Kapolres Sintang berada dalam satu lingkungan rukun tetangga (RT), sehingga aktivitas tersebut kerap terdengar langsung.
“Rumah saya satu RT dengan Bapak Kapolres. Bayangkan, anak-anak pakai sarung bukannya ke masjid, tapi justru kebut-kebutan di jalan. Ini yang membuat saya prihatin dan sedih,” ungkapnya.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan patroli dan penindakan guna menekan aktivitas tersebut. Selain itu, ia juga mengajak para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya.
Senen menambahkan, generasi muda seharusnya memanfaatkan momentum Ramadan dengan kegiatan positif dan bermanfaat, bukan justru melakukan aktivitas berbahaya seperti balap liar yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.




