SINTANG – Pengurus Forum Komunikasi Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kabupaten Sintang Periode 2025-2027 resmi dilantik pada Senin sore 11 Agustus 2025. Pelantikan dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Kartiyus di Balai Praja Kantor Bupati Sintang.
Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang, Maryadi menyampaikan bahwa pelantikan pengurus PUSPA hari ini adalah langkah strategis untuk memperkuat partisipasi publik dalam kesejahteraan perempuan dan anak menuju pembangunan berkeadilan dan berkelanjutan di Kabupaten Sintang.
Ia mengungkapkan bahwa PUSPA dibentuk sebagai wadah sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan organisasi masyarakat untuk mendorong terwujudnya perlindungan dan pemberdayaan perempuan serta pemenuhan hak-hak anak secara lebih merata dan berkelanjutan.
“Tujuan dari adanya forum PUSPA ini adalah menjadi ruang strategis untuk mendorong partisipasi publik dalam perlindungan dan pemenuhan hak perempuan serta anak. Merumuskan langkah untuk meningkatkan sinergi pemerintah, masyarakat, organisasi perempuan, akademisi, dan dunia usaha. Mendorong kebijakan dan program yang responsif gender serta ramah anak,” terang Maryadi
Kemudian, kata Maryadi, hasil yang diharapkan adalah peningkatan kesejahteraan perempuan dan anak melalui layanan publik, perlindungan sosial, dan pembangunan inklusif untuk mencegah serta menangani kekerasan terhadap kelompok rentan. Mendorong pemenuhan hak dasar perempuan dan anak melalui kolaborasi lembaga, partisipasi masyarakat, dan kebijakan berorientasi kesejahteraan serta perlindungan korban kekerasan.
Ketua PUSPA Kabupaten Sintang Periode 2025-2027 Rini Saparianingsih menyatakan akan langsung bekerja dan melaksanakan program kerja yang sudah disusun.
Sekda Sintang, Kartiyus yang membacakan sambutan Bupati Sintang berharap forum ini menjadi langkah awal bersama dalam melindungi perempuan dan anak, serta memenuhi hak-haknya secara konsisten dan sistematis.
“Saya berharap seluruh pengurus yang dilantik agar dapat menjalankan amanah dan tanggung jawab yang telah dipercayakan, serta berkontribusi dalam memajukan forum PUSPA sebagai wadah aspirasi masyarakat dalam memperjuangkan hak perempuan dan anak,” harap Kartiyus.







