Petani Keluhkan Penyakit Gugur Daun pada Karet, Dewan Sintang Minta Pemerintah Responsif

oleh
Jhon Xifli, Anggota DPRD Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Beberapa tahun terakhir ini, petani di Desa Tanjung Balai Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, mengeluhkan penyakit gugur daun yang disebabkan oleh jamur pada tanaman karet.

Oleh karena itu, Anggota DPRD Sintang Jhon Xifli mendesak pemerintah turun tangan membantu petani untuk mengatasi keluhan tersebut.

“Masalah penyakit gugur daun pada tanaman karet ini pernah disampaikan dalam pandangan umum fraksi di DPRD Sintang. Namun hingga sekarang belum ada perhatian sama sekali dari pemerintah,” sesal Jhon Xifli, Rabu 29 Juni 2022.

Ia menegaskan, tindaklanjut dari pemerintah untuk mengatasi penyakit gugur daun sangat diharapkan petani karet. Agar masalah itu bisa diatasi dan hasil produksi kembali meningkat.

“Penanganan dan pendampingan dari pemerintah melalui petugas sangat penting. Agar petani mendapatkan pemahaman maupun edukasi mengenai cara mengatasi masalah yang terjadi,” kata legislator Partai Amanat Nasional (PAN) Sintang ini.

Sayangnya, kata Jhon Xifli, edukasi yang diharapkan ini tak pernah disampaikan, baik itu dari petugas PPL maupun penyuluh.

“Belum ada yang petugas yang menyampaikan ke petani soal masalah ini. Ini nama penyakitnya. Seperti ini penanganannya. Karena tidak ada penanganan dari pemerintah, petani karet di kampung hanya bisa pasrah dengan penyakit karet yang ada. Jadi, solusinya belum ada,” bebernya.

Legislator muda dari dapil Sepauk-Tempunak ini menuturkan bahwa penyakit gugur daun yang menyerang tanaman karet petani dialami sejak dua atau tiga tahun lalu. Penyakit ini membuat produksi karet petani mengalami penurunan hingga 50 persen.

“Makanya, dikesempatan ini saya kembali meminta petugas Dinas Pertanian dan Perkebunan turun ke lapangan. Paling tidak bisa mensosialisasikan ke petani terkait seperi apa cara mengatasi penyakit jamur yang dikeluhkan itu,” pintanya.

Jhon Xifli menyebut, jika tahun-tahun sebelumnya penyakit gugur daun pada tanaman karet terjadi secara musiman. Yang terjadi sekarang malah tidak seperti itu. Penyakit gugur daun pada karet justru terjadi berkepanjangan.

“Bahkan ketika musim hujan pun penyakit gugur daun pada tanaman karet tetap ada. Saya mohon pemerintah responsif menanganinya,” pintanya lagi.

No More Posts Available.

No more pages to load.