Sebelum Ditangkap, Pelaku Ngaku Hilang Penciuman, Hasil Tes Antigen Negatif COVID-19

oleh
Jenazah Sugiyono dan cucunya An.Afsyia Amila Putri tiba di rumah duka di Desa Solam Raya menggunakan ambulance.

BERITA-AKTUAL.COM – Setelah melakukan pembunuhan sadis terhadap pasangan suami isrti Sugiyono dan Turyati serta cucunya yang berumur 5 tahun Afsyia Amila Putri di kebun sawit Desa Solam Raya, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang. Pelaku RA (27) yang juga warga Solam Raya, mengeluarkan tipu muslihat untuk mengelabui petugas.

Salah satunya dengan mengaku hilang penciuman dan pura-pura sakit. Jajaran Satreskrim Polres Sintang yang dipimpin Kasat AKP Hoerrudin tak terkecoh. Mereka langsung melalukan tes antigen pada pelaku. Hasilnya, dinyatakan negatif COVID-19.

“Begitu dia bilang hilang penciuman, kita langsung berupaya agar dites secara medis. Setelah dites, antigen hasilnya negatif COVID-19,” ungkap Hoerrudin.

Setelah pelaku dipastikan negatif COVID-19 berdasarkan hasil tes antigen, kata Hoerrudin, pihaknya kemudian menginterogasi pelaku. “Hasil interogasi, pelaku sudah mengakui bahwa dia yang melukan pembunuhan itu,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pelaku pembunuhan ditangkap di wilayah Solam Raya pada Kamis malam 5 Agustus 2021 sekitar pukul 22.00 WIB. Saat ini, pelaku sudah diamankan di Polres Sintang.

“Penangkapan pelaku memang tidak ada perlawanan. Namun ketika di jalan sempat meronta sedikit,” ungkap Hoerrudin.

Hoerrudin menyatakan, sampai saat ini RA adalah pelaku tunggal. Untuk pasal yang disangkakan, akan diputuskan setelah penyidikan selesai. Apakah tindakan tersebut merupakan pembunuhan berencama atau tidak? Hoerrudin menyatakan bahwa hal itu masih dalam penyidikan.

“Nanti setelah selesai penyidikan, baru akan kita sampaikan. Ancaman hukumanya juga tunggu kita selesai penyidikan,” ucapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.