BERITA-AKTUAL.COM – Kabupaten Sintang akan menggelar lagi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tanggal 18 Oktober 2022 mendatang. Pilkades serentak akan diikuti 72 desa yang tersebar di 14 kecamatan se-Kabupaten Sintang.
Suksesnya pesta demokrasi tingkat desa tersebut tentunya memerlukan peran semua pihak, termasuk juga panitia pemilihan tingkat desa maupun kabupaten. Oleh Karena itu, Anggota Komisi A DPRD Sintang Ardi meminta panitia pemilihan kepala desa bekerja maksimal agar Pilkades berjalan lancar, aman dan kondusif.
“Untuk mewujudkan situasi kondusif saat Pilkades, panitia pemilihan harus netral tidak boleh memihak. Harus fair dan berlaku adil,” tegas Ardi usai menghadiri rapat Komisi A DPRD Sintang dengan Dinas Pemberdayaaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Sintang di ruang rapat paripurna, Kamis 9 Juni 2022.
Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, apabila penyelenggara tidak netral, sangat berpotensi menimbulkan gesekan antar masyarakat terutama pendukung calon Kades. Apalagi masyarakat di lingkup desa saling mengenal. Tentu sangat disayangkan jika terjadi gesekan sebagai akibat dari netralitas yang tidak dijunjung tinggi.
“Selain netralitas, panitia Pilkades juga harus mengedepankan integritas. Jangan sampai tergiur untuk bersikap tidak netral bahkan melanggar aturan. Lakukan tugas dengan baik agar Pilkades berjalan sesuai harapan demi mendapatkan pemimpin berkualitas di tingkat desa,” ucapnya.
Politisi dari Dapil Ketungau Hulu – Ketungau Tengah – Ketungau Hilir dan Binjai Hulu ini juga berpesan pada masyarakat agar memilih pemimpin desa sesuai hati nurani. Yang tak kalah penting, tidak mudah tergiur oleh politik uang. Jangan sampai karena uang yang tidak seberapa jumlahnya, malah mengorbankan kepentingan desa beberapa tahun kedepan.
“Tetap ikuti Pilkades, jangan golput. Karena satu suara penting untuk menentukan pemimpin desa. Pilihlah sesuai hati nurani. Pilih calon yang benar-benar ingin membangun desa menjadi lebih maju dan sejahtera,” imbau Ardi.




